Writy.
  • Home
  • Advertorial
  • Ekonomi Bisnis
  • Finance
  • Kesehatan
  • Lifestyle
  • Teknologi
No Result
View All Result
Writy.
  • Home
  • Advertorial
  • Ekonomi Bisnis
  • Finance
  • Kesehatan
  • Lifestyle
  • Teknologi
No Result
View All Result
Writy.
No Result
View All Result
Marah? Tahan Dulu 30 Menit Sebelum Kirim Pesan, Ini Penjelasan Psikiater

Marah? Tahan Dulu 30 Menit Sebelum Kirim Pesan, Ini Penjelasan Psikiater

admin by admin
March 3, 2026
in Lifestyle
0
Share on FacebookShare on Twitter

Mengirim pesan saat sedang marah sering berujung penyesalan. Karena itu, para ahli kesehatan mental menyarankan seseorang tidak langsung membalas pesan atau menulis chat ketika emosi sedang memuncak. Memberi jeda waktu sekitar 30 menit dinilai menjadi cara efektif untuk mencegah konflik semakin besar.

Psikiater menjelaskan bahwa saat seseorang marah, bagian otak yang mengatur respons emosional bekerja lebih dominan dibandingkan pusat logika. Kondisi ini membuat seseorang cenderung bereaksi impulsif, memilih kata-kata kasar, atau menyampaikan pesan yang sebenarnya tidak sepenuhnya mencerminkan pikiran rasionalnya.

You might also like

Jangan Disepelekan, Ini 9 Tanda Tubuh Terlalu Banyak Mengonsumsi Gula

Jangan Disepelekan, Ini 9 Tanda Tubuh Terlalu Banyak Mengonsumsi Gula

August 15, 2026
Pemilik Kucing Wajib Tahu, 5 Hal Sepele Ini Bisa Memicu Stres

Pemilik Kucing Wajib Tahu, 5 Hal Sepele Ini Bisa Memicu Stres

August 12, 2026

Menurut para ahli, jeda waktu sekitar setengah jam memberi kesempatan bagi tubuh dan pikiran untuk kembali stabil. Dalam periode tersebut, detak jantung dan hormon stres perlahan menurun sehingga kemampuan berpikir jernih kembali aktif. Akibatnya, pesan yang disampaikan menjadi lebih terukur dan tidak memperburuk situasi.

Kebiasaan langsung membalas pesan ketika emosi tinggi juga kerap memicu salah tafsir dalam komunikasi digital. Tanpa ekspresi wajah maupun nada suara, pesan teks mudah disalahartikan sehingga konflik kecil bisa berkembang menjadi pertengkaran panjang.

Psikolog komunikasi menilai kemarahan yang diluapkan secara spontan justru sering merusak pesan utama yang ingin disampaikan. Saat emosi mengambil alih, fokus komunikasi berubah dari penyelesaian masalah menjadi pelampiasan perasaan sesaat.

Para ahli menyarankan beberapa langkah sederhana selama masa jeda tersebut, seperti menarik napas dalam, berjalan sejenak, minum air, atau mengalihkan perhatian pada aktivitas ringan. Tujuannya bukan menghindari masalah, melainkan memastikan respons yang diberikan lebih bijak dan konstruktif.

Selain itu, komunikasi sebaiknya dilakukan setelah kondisi emosional membaik. Berbicara saat pikiran tenang memungkinkan seseorang memilih kata yang tepat serta memahami sudut pandang lawan bicara, sehingga peluang konflik mereda menjadi lebih besar.

Psikiater menegaskan bahwa mengendalikan respons emosional merupakan keterampilan yang dapat dilatih. Kebiasaan menunda reaksi sesaat sebelum mengirim pesan dinilai menjadi langkah kecil namun berdampak besar dalam menjaga hubungan personal maupun profesional di era komunikasi digital yang serba cepat.

Dengan memberi waktu bagi emosi untuk mereda, seseorang tidak hanya menghindari penyesalan akibat pesan impulsif, tetapi juga membangun pola komunikasi yang lebih sehat dan dewasa.

admin

admin

Related Stories

Jangan Disepelekan, Ini 9 Tanda Tubuh Terlalu Banyak Mengonsumsi Gula

Jangan Disepelekan, Ini 9 Tanda Tubuh Terlalu Banyak Mengonsumsi Gula

by admin
August 15, 2026
0

Makanan dan minuman manis memang sulit ditolak. Mulai dari kopi susu, minuman kemasan, kue, cokelat hingga makanan ringan, gula dapat...

Pemilik Kucing Wajib Tahu, 5 Hal Sepele Ini Bisa Memicu Stres

Pemilik Kucing Wajib Tahu, 5 Hal Sepele Ini Bisa Memicu Stres

by admin
August 12, 2026
0

Kucing dikenal sebagai hewan yang mandiri dan mampu beradaptasi dengan lingkungan. Namun, bukan berarti kucing terbebas dari stres. Berbeda dengan...

Jangan Salah Pilih, Ini Cara Menentukan Matras Yoga yang Tepat

Jangan Salah Pilih, Ini Cara Menentukan Matras Yoga yang Tepat

by admin
July 5, 2026
0

Matras yoga bukan sekadar alas latihan. Bagi praktisi yoga, matras berperan penting dalam kenyamanan, keamanan, dan kualitas gerakan. Matras yang...

Jangan Salah Pilih, Ini Cara Menentukan Matras Yoga yang Tepat

Jangan Salah Pilih, Ini Cara Menentukan Matras Yoga yang Tepat

by admin
July 1, 2026
0

Matras yoga bukan sekadar alas latihan. Bagi praktisi yoga, matras berperan penting dalam kenyamanan, keamanan, dan kualitas gerakan. Matras yang...

Next Post
BRK Syariah Dinilai Hadirkan Ramadan Edukatif bagi Masyarakat Karimun

BRK Syariah Dinilai Hadirkan Ramadan Edukatif bagi Masyarakat Karimun

JakartaUrban.Com

Jakarta, Gaya Anda.

  • Redaksi
  • About Us
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Contact Us

© 2025 JAKARTAURBAN.COM

No Result
View All Result
  • Home
  • Advertorial
  • Ekonomi Bisnis
  • Finance
  • Kesehatan
  • Lifestyle
  • Teknologi

© 2025 JAKARTAURBAN.COM