Writy.
  • Home
  • Advertorial
  • Ekonomi Bisnis
  • Finance
  • Kesehatan
  • Lifestyle
  • Teknologi
No Result
View All Result
Writy.
  • Home
  • Advertorial
  • Ekonomi Bisnis
  • Finance
  • Kesehatan
  • Lifestyle
  • Teknologi
No Result
View All Result
Writy.
No Result
View All Result
Gerbang Ekspor ke Eropa Makin Terbuka, Pemerintah Kejar Implementasi IEU-CEPA 2027

Gerbang Ekspor ke Eropa Makin Terbuka, Pemerintah Kejar Implementasi IEU-CEPA 2027

admin by admin
June 6, 2026
in Ekbis
0
Share on FacebookShare on Twitter

Pemerintah Indonesia menargetkan implementasi penuh perjanjian kemitraan ekonomi komprehensif Indonesia-Uni Eropa (IEU-CEPA) mulai berlaku pada awal 2027. Target tersebut ditetapkan setelah proses ratifikasi diharapkan dapat diselesaikan pada semester kedua 2026.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, menyampaikan bahwa pemerintah bersama Uni Eropa tengah mempercepat berbagai tahapan yang diperlukan agar ratifikasi perjanjian berjalan sesuai jadwal. Komitmen tersebut dibahas dalam pertemuan bilateral dengan Maroš Šefčovič di sela agenda Brussels Economic Security Forum di Belgia.

You might also like

Rupiah Menguat ke Rp17.792 per Dolar AS, Jadi Kado HUT RI ke-81

Rupiah Menguat ke Rp17.792 per Dolar AS, Jadi Kado HUT RI ke-81

August 17, 2026
Penerapan PPh 22 Marketplace Ditunda, Ini Pertimbangan Purbaya

Penerapan PPh 22 Marketplace Ditunda, Ini Pertimbangan Purbaya

August 14, 2026

Menurut Airlangga, penyelesaian ratifikasi menjadi langkah krusial agar manfaat ekonomi dari IEU-CEPA dapat segera dirasakan pelaku usaha di kedua kawasan. Pemerintah menilai perjanjian tersebut akan menjadi salah satu instrumen penting dalam memperkuat hubungan perdagangan dan investasi antara Indonesia dan Uni Eropa.

Salah satu keuntungan utama yang akan diperoleh Indonesia dari implementasi IEU-CEPA adalah penghapusan tarif perdagangan pada sekitar 98 persen pos tarif. Kebijakan tersebut berpotensi membuka akses yang lebih luas bagi produk ekspor Indonesia ke pasar Eropa melalui fasilitas bea masuk nol persen untuk sebagian besar komoditas.

Dengan berkurangnya hambatan tarif, produk-produk Indonesia diperkirakan memiliki daya saing yang lebih tinggi di pasar Uni Eropa. Pemerintah berharap kondisi tersebut dapat mendorong peningkatan ekspor nasional sekaligus memperluas peluang bagi pelaku industri dalam negeri untuk menembus pasar internasional.

Selain membahas ratifikasi IEU-CEPA, kedua pihak juga meninjau sejumlah agenda lanjutan menjelang rencana kunjungan Presiden Komisi Eropa, Ursula von der Leyen, ke Jakarta. Pertemuan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat kemitraan strategis yang selama ini terus berkembang antara Indonesia dan Uni Eropa.

Para pejabat juga sepakat untuk mempercepat penyelesaian berbagai proses administratif dan regulasi yang diperlukan agar implementasi perjanjian dapat berjalan sesuai target waktu yang telah ditetapkan.

Dalam pertemuan yang sama, Indonesia dan Uni Eropa turut membahas potensi kerja sama investasi melalui program Global Gateway. Fokus pembahasan mencakup pengembangan sektor mineral kritis yang dinilai memiliki peran strategis dalam mendukung transisi energi global dan industri teknologi hijau.

Bagi Indonesia, kerja sama tersebut sejalan dengan agenda hilirisasi sumber daya alam yang tengah didorong pemerintah guna meningkatkan nilai tambah di dalam negeri. Sementara itu, Uni Eropa membutuhkan pasokan mineral strategis untuk memperkuat rantai pasok industri energi bersih dan teknologi masa depan.

Pemerintah menilai penyelesaian ratifikasi IEU-CEPA pada 2026 akan menjadi tonggak penting dalam hubungan ekonomi Indonesia dan Uni Eropa. Jika seluruh proses berjalan sesuai rencana, implementasi perjanjian pada awal 2027 diharapkan mampu membuka peluang perdagangan yang lebih besar, menarik investasi baru, serta memperkuat posisi Indonesia dalam rantai pasok global.

Dengan prospek akses pasar yang semakin luas dan dukungan kerja sama investasi strategis, IEU-CEPA dipandang sebagai salah satu kesepakatan ekonomi paling penting bagi Indonesia dalam beberapa tahun terakhir.

admin

admin

Related Stories

Rupiah Menguat ke Rp17.792 per Dolar AS, Jadi Kado HUT RI ke-81

Rupiah Menguat ke Rp17.792 per Dolar AS, Jadi Kado HUT RI ke-81

by admin
August 17, 2026
0

Nilai tukar rupiah mengawali perdagangan Senin (17/8/2026) dengan pergerakan positif terhadap dolar Amerika Serikat (AS). Mata uang Garuda sempat menguat...

Penerapan PPh 22 Marketplace Ditunda, Ini Pertimbangan Purbaya

Penerapan PPh 22 Marketplace Ditunda, Ini Pertimbangan Purbaya

by admin
August 14, 2026
0

Pemerintah menunda pemungutan Pajak Penghasilan Pasal 22 melalui lokapasar hingga 1 November 2026 untuk menjaga daya beli masyarakat. Keputusan ini...

Cegah Defisit Tidak Membengkak, Anggaran MBG 2027 Diusulkan untuk Dipangkas

Cegah Defisit Tidak Membengkak, Anggaran MBG 2027 Diusulkan untuk Dipangkas

by admin
August 13, 2026
0

Presiden Prabowo Subianto akan berpidato soal Rancangan Undang-Undang (RUU) APBN 2027 dan Nota Keuangan, Jumat, 14 Agustus 2026. Pidato itu...

Harga Buyback Emas Antam Makin Tinggi, Naik Rp151 Ribu Sejak Awal 2026

Harga Buyback Emas Antam Makin Tinggi, Naik Rp151 Ribu Sejak Awal 2026

by admin
August 10, 2026
0

Harga buyback emas Antam bertambah Rp151.000 sepanjang tahun berjalan, menguat 6,39 persen ke level Rp2.511.000 per gram pada Senin, 10...

Next Post
Cuaca Terik Meningkat, Ahli Ingatkan Cara Cerdas Atur Minum Kopi agar Tubuh Tidak Kekurangan Cairan

Cuaca Terik Meningkat, Ahli Ingatkan Cara Cerdas Atur Minum Kopi agar Tubuh Tidak Kekurangan Cairan

JakartaUrban.Com

Jakarta, Gaya Anda.

  • Redaksi
  • About Us
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Contact Us

© 2025 JAKARTAURBAN.COM

No Result
View All Result
  • Home
  • Advertorial
  • Ekonomi Bisnis
  • Finance
  • Kesehatan
  • Lifestyle
  • Teknologi

© 2025 JAKARTAURBAN.COM