Writy.
  • Home
  • Advertorial
  • Ekonomi Bisnis
  • Finance
  • Kesehatan
  • Lifestyle
  • Teknologi
No Result
View All Result
Writy.
  • Home
  • Advertorial
  • Ekonomi Bisnis
  • Finance
  • Kesehatan
  • Lifestyle
  • Teknologi
No Result
View All Result
Writy.
No Result
View All Result
Rupiah Tertekan Konflik Timur Tengah, Ekonom Minta Pemerintah Siapkan Langkah Antisipasi Jangka Panjang

Rupiah Tertekan Konflik Timur Tengah, Ekonom Minta Pemerintah Siapkan Langkah Antisipasi Jangka Panjang

admin by admin
March 5, 2026
in Finance
0
Share on FacebookShare on Twitter

Memanasnya konflik geopolitik di Timur Tengah mulai memberikan tekanan terhadap stabilitas nilai tukar rupiah.

Sejumlah ekonom menilai pelemahan mata uang domestik saat ini masih dipicu sentimen global, namun berpotensi berkembang menjadi risiko ekonomi yang lebih serius jika situasi berlangsung berkepanjangan.

You might also like

BTN Pertahankan Peringkat Tertinggi idAAA dengan Outlook Stable dari PEFINDO

BTN Pertahankan Peringkat Tertinggi idAAA dengan Outlook Stable dari PEFINDO

September 8, 2026
Dari Secangkir Kopi ke Peluang Bisnis, BTN Perkuat Ekosistem Kopi Agar Naik Kelas

Dari Secangkir Kopi ke Peluang Bisnis, BTN Perkuat Ekosistem Kopi Agar Naik Kelas

September 7, 2026

Peneliti Center of Reform on Economics (Core) Indonesia, Yusuf Rendy Manilet, mengatakan pelemahan rupiah pada tahap awal masih dipengaruhi perubahan perilaku investor global yang cenderung menghindari risiko di tengah ketidakpastian geopolitik.

“Tekanan terhadap rupiah saat ini masih dominan karena sentimen risk-off global. Investor memindahkan dana ke aset safe haven seperti dolar AS dan emas,” kata Yusuf.

Meski demikian, ia mengingatkan dampak jangka panjang konflik Timur Tengah perlu diwaspadai pemerintah karena berpotensi merambat ke sektor energi dan perdagangan Indonesia.

Lonjakan harga minyak dunia menjadi faktor paling krusial mengingat Indonesia masih bergantung pada impor energi.

“Indonesia adalah net importir minyak. Ketika harga minyak naik, dampaknya langsung terasa pada neraca perdagangan dan berisiko memperlebar defisit transaksi berjalan,” ujarnya.

Kondisi tersebut dapat memicu inflasi impor sekaligus meningkatkan beban subsidi energi dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Jika tekanan eksternal terjadi bersamaan dengan pelebaran defisit fiskal, maka pelemahan rupiah bisa mencerminkan tekanan fundamental ekonomi.

“Dalam kondisi itu, pelemahan rupiah bukan lagi sekadar respons pasar jangka pendek, tetapi sudah menunjukkan tekanan struktural,” tegas Yusuf.

Bank Indonesia sendiri telah melakukan berbagai langkah stabilisasi melalui skema triple intervention, yakni intervensi di pasar Non-Deliverable Forward (NDF) luar negeri, transaksi spot dan Domestic Non-Deliverable Forward (DNDF) di dalam negeri, serta pembelian Surat Berharga Negara (SBN) di pasar sekunder.

Namun Yusuf menilai kebijakan intervensi memiliki keterbatasan jika tekanan global semakin kuat.

“Kalau konflik meluas atau terjadi krisis minyak, intervensi pasar saja tidak cukup dan cadangan devisa bisa tertekan,” katanya.

Ekonom Lembaga Penyelidikan Ekonomi dan Masyarakat Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia (LPEM FEB UI), Teuku Riefky, menambahkan stabilitas rupiah sangat bergantung pada durasi tekanan global dan arus modal asing.

“Langkah Bank Indonesia sudah tepat, tetapi dampaknya akan terbatas jika terjadi capital outflow besar. Pemerintah perlu menyiapkan bantalan fiskal terutama untuk kelompok masyarakat rentan,” ujar Riefky.

Ia menilai koordinasi kebijakan moneter dan fiskal menjadi faktor kunci menghadapi gejolak global saat ini. Selain menjaga stabilitas pasar keuangan, pemerintah juga perlu memperkuat reformasi ekonomi dan mendorong ekspor bernilai tambah agar pasokan devisa tetap kuat di tengah ketidakpastian ekonomi dunia.***

— Investor.id —

admin

admin

Related Stories

BTN Pertahankan Peringkat Tertinggi idAAA dengan Outlook Stable dari PEFINDO

BTN Pertahankan Peringkat Tertinggi idAAA dengan Outlook Stable dari PEFINDO

by admin
September 8, 2026
0

JAKARTA - PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) berhasil mempertahankan peringkat tertinggi idAAA dengan outlook stable dari PT Pemeringkat...

Dari Secangkir Kopi ke Peluang Bisnis, BTN Perkuat Ekosistem Kopi Agar Naik Kelas

Dari Secangkir Kopi ke Peluang Bisnis, BTN Perkuat Ekosistem Kopi Agar Naik Kelas

by admin
September 7, 2026
0

JAKARTA – Rangkaian Indonesia Coffee Expo (ICX) 2026 resmi berakhir di Cendrawasih Hall, Jakarta International Convention Center (JICC), Minggu (6/9)....

RUPSLB Tetapkan Lima Direksi Baru, BTN Perkuat Regenerasi dan Transformasi

RUPSLB Tetapkan Lima Direksi Baru, BTN Perkuat Regenerasi dan Transformasi

by admin
September 5, 2026
0

JAKARTA – PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk atau BTN menetapkan perubahan lima dari 12 anggota Direksi dalam Rapat Umum...

BTN Dukung Rumah Cahaya, 30 Pahlawan Indonesia Terima Hunian Layak

BTN Dukung Rumah Cahaya, 30 Pahlawan Indonesia Terima Hunian Layak

by admin
September 1, 2026
0

JAKARTA – PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) mendukung program Rumah Cahaya yang diinisiasi Yayasan Pahlawan Harapan Sejahtera Indonesia...

Next Post
Jangan Dibuang! Ini Tips Kreatif Memanfaatkan Toples Lama agar Lebaran Tetap Estetik dan Hemat

Jangan Dibuang! Ini Tips Kreatif Memanfaatkan Toples Lama agar Lebaran Tetap Estetik dan Hemat

JakartaUrban.Com

Jakarta, Gaya Anda.

  • Redaksi
  • About Us
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Contact Us

© 2025 JAKARTAURBAN.COM

No Result
View All Result
  • Home
  • Advertorial
  • Ekonomi Bisnis
  • Finance
  • Kesehatan
  • Lifestyle
  • Teknologi

© 2025 JAKARTAURBAN.COM