Writy.
  • Home
  • Advertorial
  • Ekonomi Bisnis
  • Finance
  • Kesehatan
  • Lifestyle
  • Teknologi
No Result
View All Result
Writy.
  • Home
  • Advertorial
  • Ekonomi Bisnis
  • Finance
  • Kesehatan
  • Lifestyle
  • Teknologi
No Result
View All Result
Writy.
No Result
View All Result
Rupiah Tertekan Konflik Timur Tengah, Ekonom Minta Pemerintah Siapkan Langkah Antisipasi Jangka Panjang

Rupiah Tertekan Konflik Timur Tengah, Ekonom Minta Pemerintah Siapkan Langkah Antisipasi Jangka Panjang

admin by admin
March 5, 2026
in Finance
0
Share on FacebookShare on Twitter

Memanasnya konflik geopolitik di Timur Tengah mulai memberikan tekanan terhadap stabilitas nilai tukar rupiah.

Sejumlah ekonom menilai pelemahan mata uang domestik saat ini masih dipicu sentimen global, namun berpotensi berkembang menjadi risiko ekonomi yang lebih serius jika situasi berlangsung berkepanjangan.

You might also like

Pemimpin Divisi di Garda Depan, HUT ke-60 BRK Syariah Berlangsung Khidmat, Penuh Haru dan Kebanggaan

Pemimpin Divisi di Garda Depan, HUT ke-60 BRK Syariah Berlangsung Khidmat, Penuh Haru dan Kebanggaan

April 1, 2026
Plt Dirut BRK Syariah: Seluruh Rangkaian RUPSLB Berjalan Tertib

Plt Dirut BRK Syariah: Seluruh Rangkaian RUPSLB Berjalan Tertib

April 1, 2026

Peneliti Center of Reform on Economics (Core) Indonesia, Yusuf Rendy Manilet, mengatakan pelemahan rupiah pada tahap awal masih dipengaruhi perubahan perilaku investor global yang cenderung menghindari risiko di tengah ketidakpastian geopolitik.

“Tekanan terhadap rupiah saat ini masih dominan karena sentimen risk-off global. Investor memindahkan dana ke aset safe haven seperti dolar AS dan emas,” kata Yusuf.

Meski demikian, ia mengingatkan dampak jangka panjang konflik Timur Tengah perlu diwaspadai pemerintah karena berpotensi merambat ke sektor energi dan perdagangan Indonesia.

Lonjakan harga minyak dunia menjadi faktor paling krusial mengingat Indonesia masih bergantung pada impor energi.

“Indonesia adalah net importir minyak. Ketika harga minyak naik, dampaknya langsung terasa pada neraca perdagangan dan berisiko memperlebar defisit transaksi berjalan,” ujarnya.

Kondisi tersebut dapat memicu inflasi impor sekaligus meningkatkan beban subsidi energi dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Jika tekanan eksternal terjadi bersamaan dengan pelebaran defisit fiskal, maka pelemahan rupiah bisa mencerminkan tekanan fundamental ekonomi.

“Dalam kondisi itu, pelemahan rupiah bukan lagi sekadar respons pasar jangka pendek, tetapi sudah menunjukkan tekanan struktural,” tegas Yusuf.

Bank Indonesia sendiri telah melakukan berbagai langkah stabilisasi melalui skema triple intervention, yakni intervensi di pasar Non-Deliverable Forward (NDF) luar negeri, transaksi spot dan Domestic Non-Deliverable Forward (DNDF) di dalam negeri, serta pembelian Surat Berharga Negara (SBN) di pasar sekunder.

Namun Yusuf menilai kebijakan intervensi memiliki keterbatasan jika tekanan global semakin kuat.

“Kalau konflik meluas atau terjadi krisis minyak, intervensi pasar saja tidak cukup dan cadangan devisa bisa tertekan,” katanya.

Ekonom Lembaga Penyelidikan Ekonomi dan Masyarakat Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia (LPEM FEB UI), Teuku Riefky, menambahkan stabilitas rupiah sangat bergantung pada durasi tekanan global dan arus modal asing.

“Langkah Bank Indonesia sudah tepat, tetapi dampaknya akan terbatas jika terjadi capital outflow besar. Pemerintah perlu menyiapkan bantalan fiskal terutama untuk kelompok masyarakat rentan,” ujar Riefky.

Ia menilai koordinasi kebijakan moneter dan fiskal menjadi faktor kunci menghadapi gejolak global saat ini. Selain menjaga stabilitas pasar keuangan, pemerintah juga perlu memperkuat reformasi ekonomi dan mendorong ekspor bernilai tambah agar pasokan devisa tetap kuat di tengah ketidakpastian ekonomi dunia.***

— Investor.id —

admin

admin

Related Stories

Pemimpin Divisi di Garda Depan, HUT ke-60 BRK Syariah Berlangsung Khidmat, Penuh Haru dan Kebanggaan

Pemimpin Divisi di Garda Depan, HUT ke-60 BRK Syariah Berlangsung Khidmat, Penuh Haru dan Kebanggaan

by admin
April 1, 2026
0

Suasana berbeda terasa di halaman Kantor Pusat BRK Syariah, Pekanbaru, Rabu pagi (1/4/2026). Dalam balutan busana Melayu lengkap yang dikenakan...

Plt Dirut BRK Syariah: Seluruh Rangkaian RUPSLB Berjalan Tertib

Plt Dirut BRK Syariah: Seluruh Rangkaian RUPSLB Berjalan Tertib

by admin
April 1, 2026
0

PT Bank Pembangunan Daerah Riau Kepri Syariah (Perseroda) atau BRK Syariah menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada Selasa, 31...

Cara Jitu Agar BRK Syariah Semakin Sehat

Cara Jitu Agar BRK Syariah Semakin Sehat

by admin
April 1, 2026
0

Pemerintah Provinsi Riau melakukan gebrakan besar dalam kebijakan fiskal dan perbankan daerah pada awal 2026. Plt Gubernur Riau, SF Hariyanto,...

Update Harga Emas Pegadaian 26 Maret 2026

by admin
March 26, 2026
0

Harga emas di Pegadaian pada Kamis, 26 Maret 2026, berdasarkan pembaruan terbaru, harga beli tabungan emas berada di angka Rp27.620...

Next Post
Jangan Dibuang! Ini Tips Kreatif Memanfaatkan Toples Lama agar Lebaran Tetap Estetik dan Hemat

Jangan Dibuang! Ini Tips Kreatif Memanfaatkan Toples Lama agar Lebaran Tetap Estetik dan Hemat

JakartaUrban.Com

Jakarta, Gaya Anda.

  • Redaksi
  • About Us
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Contact Us

© 2025 JAKARTAURBAN.COM

No Result
View All Result
  • Home
  • Advertorial
  • Ekonomi Bisnis
  • Finance
  • Kesehatan
  • Lifestyle
  • Teknologi

© 2025 JAKARTAURBAN.COM